DATABASE PERSONAL PENDUDUK DUNIA DI GENGGAM PEMILIK FACEBOOK
Database yang di entri oleh pengguna akun Facebook terpusat di database facebook termasuk data2 pribadi, aktifitas dan lain-lain bahkan
Google pun tak akan sanggup melacak Facebook. Itulah yang sedang
dicanangkan oleh Mark Zuckerberg—pendiri Facebook. Seperti kita ketahui,
Google adalah mesin pencari paling populer di internet saat ini, dan
untuk menemukan segala hal di dunia maya, maka Google menjadi solusi
utamanya.
Namun, oleh Zuckerberg yang seorang Yahudi, hal itu
sedang diusahakan tak akan terjadi di Facebook. Artinya, Google tak akan
bisa mengakses daleman Facebook. Zuckerberg tengah membangun sebuah
megaproyek: menjadikan Facebook sebagai internet itu sendiri.
Kepopuleran
Facebook tampaknya sekarang sudah melindas semua situs sejenis, seperti
Twitter, My Space, Friendster (oh, masih ada ya?), dan sebagainya.
Untuk semakin membuatnya dominan di dunia maya, Zuckerberg telah
berkerjasama dengan FriendFeed yang diyakini akan semakin
melebar-luaskan Facebook yang saat ini mempunyai “umat” sekitar 250 juta
orang di seluruh dunia.
Tujuan dari Zuckerberg sudah terlihat
begitu jelas, bahwa Facebook akan bisa mengontrol jalan pikiran setiap
orang pemakainya. Bayangkan, jika semua pengguna menggunakan internet
memiliki akun di Facebook, maka dunia pun akan semakin mudah digenggam.
Tanda-tanda
Facebook menjadi gurita dan menjadi “one man show” di internet sudah
semakin jelas. Tahun ini, seperti dikutip dari Reuters, keuntungan
Facebook mencapai 500 juta Dolar Amerika. Bahkan, menurut Marc
Andreessen, salah satu pemilik saham Facebook, tidak lama lagi
keuntungannya akan menyentuh angka milyaran dolar. Pendapatan ini tak
hanya diraup dari keuntungan iklan, melainkan juga dari koneksi yang
dibuat oleh situs-situs lain. Saat ini, jaringan koneksi Facebook telah
mencapai 10.000 situs.
Dengan pengguna sekitar 200 juta jiwa,
situs semacam ini bahkan bisa saja mendirikan negara online. Tahun lalu
Zuckerberg berhasil menempati posisi teratas dalam jajaran pengusaha
terkaya paling muda versi Forbes. Perusahaannya bahkan bisa bertahan,
dan meningkatkan pendapatannya di saat krisis finansial melanda dunia.
Dalam krisis finansial beberapa waktu lalu, nilai penjualan Facebook
mencapai 300 juta Dolar Amerika. Tahun ini, dengan jumlah karyawan
mencapai 1000 orang, nilai penjualan Facebook pada tutup tahun 2009
nanti diperkirakan mencapai 500 juta Dolar Amerika atau setara dengan
Rp. 5 Trilyun!
Satu hal yang harap dicatat, bagi kita kaum Muslim
adalah jangan sampai kita menjadi sesuatu yang idle dalam berinteaksi
di internet, menyatakan bahkan hal kecil yang kita alami dan rasakan,
sementara “tangan-tangan besar” yang tak terlihat sedang mempersiapkan
skenario terhadap dunia Islam. (sa/reuters/guardian)

0 komentar :
Posting Komentar